Rapat Evaluasi
Spekal Surabaya Berharap, Kalau Pemerintah kota Surabaya Ada Acara Kedinasan sekiranya konsumsi beli dari Pedagang yang ada di Sentra se Surabaya.
Para pedagang di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Bratang binangun, SWK. Ketabangkali berharap Pemkot Surabaya mau menjadi mitra dengan cara membeli makanan dan minuman sebagai wujud kebanggaan kota Surabaya“
Harapan kami pemerintah kota seperti itu (menjadi mitra pelanggan SWK. Bratang Binangun), kalau ada rapat pesan makanannya di sini,” harap Ketua SWK. Bratang Binangun, Abdul Kholik. Rabu (17/11/2021).
Pedagang Tahu Campur ini menyebut, perhatian terhadap pedagang SWK. Bratang Binangun selama ini, justru datang dari DPRD Kota Surabaya yang kerap memesan makanan maupun minuman untuk keperluan dinas.
Abdul Kholik pun meminta Pemkot Surabaya melakukan hal yang sama seperti para anggota dewan agar bisa membantu meningkatkan omzet pedagang pasca kolaps akibat pandemi Covid-19.“
Tolong kalau ada acara, jam istirahat arahkan ke sentra. (Pemkot Surabaya) gembor-gembor punya SWK, tapi yang punya ndak pernah nyambangi, nggak pernah mencicipi,” apalagi saya dengar sekarang ada Program Walikota yang disebut Epeken, tapi sampai saat ini belum kami rasakan ucapnya.
Paling tidak, Abdul Kholik masih berharap, ada arahan dari Pemkot Surabaya agar pegawai pada waktu tertentu mendatangi SWK. yang ada di kota Surabaya, meski hanya pegawai lingkup Kecamatan.“
Kecamatan itu (pegawainya) berapa orang kan. Jam istirahat suruh makan ke Sentra yang terdekat, Nanti ada rapat ambilkan (makanan) dari sentra, ojo Catering sing terkenal tok ae (Jangan hanya Catering yang enak saja yang jadi langganan). Masio (meski) kita bisa memberikan harga di bawahnya Catering, rasa di atasnya catering,” nyinyirnya.
Selain itu, Abdul Kholik juga meminta agar Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Surabaya selaku pengelola, menambah meja kursi karena inventaris yang ada di sentra-sentra saya lihat jumlahnya sangat minim. Setiap lapak selama ini hanya disediakan sebuah meja panjang dan dua bangku.“
Minta ditambah juga meja kursi, paling minim 10 set karena nggak cukup kalau ada pelanggan datang satu keluarga begitu, sudah nggak cukup tempatnya,” pungkas Abdul Kholik. (@team)