ADU SAKTI TIGA SANTRI KRAPYAK DI MUKTAMAR LAMPUNG


Adu sakti tiga Santri Krapyak di Muktamar Lampung, 23/12/21," Syamsuri.
ISU yang selalu menarik di seputar Muktamar Nahdlatul Ulama selalu yang menyangkut suksesi kepemimpinan. Di Muktamar yang dimulai hari ini di Lampung, meski banyak masalah yang akan dibahas, yang paling menyita lerhatian publik adalah siapa yang bakal memimpin Pengurus besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan bagaimana dinamika kontestasi antar kandidat ketua umum berlangsung.23/12/21

Selama delapan kali saya mengikuti Muktamar NU mulai dari Situbondo (1984) hingga di Jombang (2014) pemilihan Ketua Umum PBNU selalu menarik karena biasa terkait atau dikaitkan dengan kekuatan politik (baca: kekuasaan) di luar NU. Maklum NU itu selain pernah menjadi partai politik di zaman Orde Lama, dan tiang utama penyokong PPP di masa Orde Baru, juga banyak produk NU yang mewarnai kehidupan kenegaraan. Antara lain Komite Hijaz, Resolusi Jihad, pengakuan Pancasila sebagai satu-satunya asas berbangsa-bernegara.

Setidaknya tiga tokoh NU pernah menduduki pucuk pimpinan RI. Sebut saja KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Jusuf Kalla, dan KH Ma'ruf Amin. Belum lagi tokoh-tokoh besar yang pernah mewarnai Republik sejak KH Hasyim Asyari, KH Wahab Hasbullah, KH Bisri Syamsuri, KH Wahid Hasyim, KH Idham Chalid, KH Saifuddin Zuhri, H Subhan ZE, KH Achmad Siddiq, KH Ali Ma'shum dan lainnya.

Pada Muktamar NU di Lampung kali ini muncul dua kandidat ketua umum: Said Aqil Sirodj dan Yahya Staquf. Lalu disusul (katanya) kandidat alternatif As'ad Said Ali. Ada beberapa kesamaan dari tiga kandidat iti. Ketiganya kiai dan mempunyai pengabdian panjang di NU. Dari sisi ke-NU-annya dan kiprah ketiganya tak diragukan. Ketiganya juga sama-sama dekat dengan almarhum Gus Dur.

K.H. Ali Ma'shum dan Muktamar NU Ke-34 di Lampung
Yang tak pernah dibicarakan atau ditulis, ketiga kandidat ternyata sama- sama alumni Pondok Pesantren Almunawir, Krapyak Yogyakarta. Ketiganya pada era yang berbeda pernah nyantri kepada KH Ali Ma'shum. Said Aqil menjadi santri Krapyak saat kuliah di IAIN (sekarang UIN) Sunan Kalijaga, As'ad Said Ali sebagai mahasiswa di Fisipol UGM, dan Yahya Cholil Staquf saat di sekolah menengah sampai kuliah di Fisipol UGM juga.

Ketiganya mempunyai perjalanan yang berbeda. Said Aqil selepas dari Krapyak dan IAIN meneruskan kuliahnya sampai S3 di Arab Saudi, As'ad Ali menekuni dunia intelijen sampai menjadi Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Yahya Staquf mendampingi Gus Dur sebagai juru bicara dan sempat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Dengan demikian ketiganya merupakan santri-santri terbaik dari Krapyak, boleh dikatakan (meminjam dari dunia persilatan) "tunggal guru tunggal ilmu." Karena sama-sama pernah ditempa di satu pesantren dan sama-sama berdarah NU. Said Aqil asal Kempek Cirebon, As'ad Ali asal Kudus, dan Yahya Staquf asal Rembang. Leluhur ketiganya kiai-kiai besar di daerah masing-masing.

Kalau benar hanya tiga kandidat tersebut yang akan maju dalam pemilihan ketua umum PBNU, akan kita lihat apakah jurus-jurus mereka sama dalam "adu kesaktian" meraih suara terbanyak dari pengurus wilayah dan cabang NU di Muktamar Lampung ini? Sore nanti di sekitar arena muktamar berlangsung silaturahmi alumni Ponpes Almunawir Krapyak. Mudah-mudahan ketiga kandidat menyempatkan hadir dan mempresentasikan visi, misi, dan kiat masing-masing dalam membesarkan NU dengan niat yang sama: fastabiqul khairat (berlomba dalam kebaikan).

Pada Silaturahim Nasional Alumni Krapyak itu akan hadir para dzuriyah dan tokoh-tokoh alumni Krapyak, antara lain KH Hilmy Muhammad, KH Abdul Hamid Abdul Qodir, KH Chaidar Muhaimin, Ny. Hj. Ida Rufaida Ali, KH Habib Syakur, Ny. Hj. Hindun Annisa, Ny. Hj. Maya Fitria, KH Nilzam Yahya, KH Azhari Abta. Sebagai sesama alumuni Ponpes Krapyak saya ikut bangga, bersama menunggu khidmat dari siapa pun yang kelak terpìlih, kepada agama, bangsa, dan negara.

Postingan populer dari blog ini

Sentra Wisata Kuliner Ketabangkali melaksanakan Hari Ulang Tahun yang ke - 16 pada hari Minggu 8 Pebruari 2026 dengan sangat meriah dan dihadiri para Pejabat setempat.

Sentra Wisata Kuliner Gajah Mada Sidoarjo merayakan Hari Ulang Tahun ke - 7 pada hari Jum'at 9 Januari 2026 dengan Tema "Melangkah bersama di Usia Tujuh Tahun SWK. Gajah Mada Semakin Maju"

Festival Kuliner Khas Ampel "Gule Maryam" Meriahkan Sentra Wisata Kuliner Serambi Ampel pada hari Minggu 12 Oktober 2025