SPEKAL dukung Penataan kota dan Pedagang kecil, diapresiasi Pemerintah dan Warga


SURABAYA,spekaljawatimur.blogspot.com – Di tengah sorotan terhadap organisasi masyarakat (ormas) yang kerap menimbulkan keresahan di kalangan pengusaha maupun pemerintah, kehadiran Serikat Pedagang Kaki Lima (SPEKAL) di Surabaya dan Jawa Timur justru menuai apresiasi.

Ormas ini dinilai konsisten membantu masyarakat kecil serta bersinergi dengan pemerintah dalam upaya penataan kota.

SPEKAL tampil sebagai ormas yang berbeda. Bukan dengan pendekatan premanisme atau memanfaatkan aset pemerintah untuk kepentingan kelompok, melainkan dengan semangat pendampingan, sosial, dan kerja sama.

Kami tidak ingin menjadi beban, justru kami berjuang agar pedagang kecil bisa mendapat tempat yang layak dan ikut menata kota dengan tertib dan manusiawi, ujar Asmani salah satu Pengurus SPEKAL, Minggu (25/52025)

Tata, Sekretaris SPEKAL Surabaya, menegaskan bahwa seluruh kegiatan yang dilakukan pihaknya dilandasi oleh rasa keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama, tanpa mencari keuntungan pribadi.

Kami bekerja dengan-sungguh dan sepenuh hati, tanpa meminta imbalan sepeserpun. Semua ini kami lakukan karena kami ingin melihat pedagang kecil hidup lebih layak dan Surabaya menjadi kota yang tertib serta damai, ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa komitmen SPEKAL sejalan dengan ajakan Wali Kota Surabaya yang mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga ketenangan dan keamanan kota.

Sebagai warga yang baik kita harus bisa menjaga Surabaya agar tidak menjadi kegaduhan. Dan itu menjadi motivasi bagi kami di SPEKAL untuk terus bekerja secara damai dan solutif, tambahnya.

Selain mendampingi pedagang kecil agar mendapatkan tempat usaha yang layak, SPEKAL juga aktif menjembatani komunikasi antara pedagang dan pemerintah daerah.

Tujuannya agar tercipta solusi bersama tanpa konflik, sekaligus mendukung terciptanya kota yang tertib dan inklusif. Kehadiran SPEKAL dianggap menjadi contoh positif di tengah maraknya ormas yang kerap bertindak di luar batas. Sinergi yang dibangun SPEKAL bersama pemerintah kota dan provinsi menjadi bukti bahwa ormas juga dapat berperan sebagai mitra pembangunan.

Hingga kini, SPEKAL terus mendorong terciptanya ekosistem usaha mikro yang sehat, tertib, dan berkeadilan melalui pendekatan kolaboratif serta keberpihakan pada masyarakat bawah.                    Penulis : Syamsuri Ismail




Postingan populer dari blog ini

Sentra Wisata Kuliner Ketabangkali melaksanakan Hari Ulang Tahun yang ke - 16 pada hari Minggu 8 Pebruari 2026 dengan sangat meriah dan dihadiri para Pejabat setempat.

Sentra Wisata Kuliner Gajah Mada Sidoarjo merayakan Hari Ulang Tahun ke - 7 pada hari Jum'at 9 Januari 2026 dengan Tema "Melangkah bersama di Usia Tujuh Tahun SWK. Gajah Mada Semakin Maju"

Festival Kuliner Khas Ampel "Gule Maryam" Meriahkan Sentra Wisata Kuliner Serambi Ampel pada hari Minggu 12 Oktober 2025