Surabaya – Sentra Wisata Kuliner (SWK) Dharmahusada menggelar acara tasyakuran dalam rangka memperingati hari ulang tahun yang ke-10 pada Jumat malam, 6 Maret 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Lazisnu Ranting Mulyorejo dan dikemas dengan kegiatan sosial berupa santunan kepada anak yatim, kaum duafa, serta Komunitas Penggali Kuburan (KPK).
Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan, dihadiri oleh para pengurus Lazisnu dari berbagai tingkatan, unsur pemerintah, tokoh masyarakat, serta Pengurus dan anggota Spekal (Serikat Pedagang Kaki Lima) baik Cabang kota Surabaya maupun Jawa Timur, juga para pedagang dan pengunjung SWK Dharmahusada.
Rangkaian sambutan diawali oleh Syafi’i Solahudin selaku Ketua Panitia sekaligus Ketua SWK Dharmahusada. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu dekade SWK Dharmahusada yang terus berkembang sebagai pusat kuliner sekaligus wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Alhamdulillah, selama 10 tahun SWK Dharmahusada dapat terus bertahan dan berkembang. Momentum tasyakuran ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus pengingat bagi kami untuk terus berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, ungkapnya.
Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Ketua Lazisnu Ranting Mulyorejo yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga sosial dengan pelaku usaha dalam menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Lazisnu PAC Kota Surabaya yang turut memberikan apresiasi atas kegiatan sosial yang digelar dalam rangkaian peringatan satu dekade SWK Dharmahusada tersebut.
Pemerintah Kota Surabaya juga turut memberikan dukungan terhadap kegiatan ini. Sambutan disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan Kota Surabaya yang diwakili oleh Doni Prasetyanto, S.E., selaku Kepala Seksi UMKM Dinas Koperasi Kota Surabaya. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi peran SWK Dharmahusada dalam mendukung pertumbuhan UMKM dan memperkuat perekonomian masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Gubeng, Eko Kurniawan Purnomo, S.TP., M.Si., yang juga menyampaikan dukungan dan harapannya agar SWK Dharmahusada terus berkembang serta memberikan manfaat bagi warga sekitar.
Acara kemudian ditutup dengan doa oleh Ketua Lazisnu PWNU Jawa Timur sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan 10 tahun SWK Dharmahusada. Setelah itu dilaksanakan santunan kepada anak yatim dan kaum duafa serta anggota Komunitas Penggali Kuburan (KPK).
Sebagai puncak acara, dilakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan doa keselamatan bagi Sentra Wisata Kuliner Dharmahusada agar semakin maju, membawa keberkahan, dan terus menjadi pusat kegiatan ekonomi sekaligus sosial bagi masyarakat.
#Syamsuri Ismail